ATUR WAKTUMU, BUKAN BIARKAN WAKTUMU YANG MENGATURMU

ATUR WAKTUMU, BUKAN BIARKAN WAKTUMU YANG MENGATURMU

06-09-2026, 12:16 WIB

Admin

Masa remaja adalah fase transisi penting dari anak-anak menuju dewasa, yang menjadi waktu utama untuk belajar, mengenali potensi diri, dan membentuk identitas. Proses belajar pada masa ini tidak hanya mencakup akademis di sekolah, tetapi juga aspek emosional, sosial, dan psikologis.

Kali ini Bu Khoridatul Hikmah salah satu guru di MA NU Nahdlatul Fata akan memberikan tips dan trik serta kiat-kiat dalam mengelola waktu belajar dimasa remaja, terutama untuk usia MTs dan MA.

Agar tugas sekolah, dan tugas rumah dapat terselesaikan, saya sering memeberi motivasi kepada anak-anak untuk :

  1. Membuat jadwal kegiatan sekolah, mengaji, ekstrakulikuler maupun kegiatan organisasi dan kewajiban di luar sekolah
  2. Membuat skala mana yang menjadi prioritas, yang didahulukan dan mana yang bisa diselesaikan setelahnya, yang terpenting jangan menunda-nunda serta menyelesaikan dalam keadaan mepet, karena terburu-buru itu tidak masksimal.
  3. Harus mebiasakan/menjadwalkan belajar mandiri min 15-30 menit setelah pulang sekolah (waktu bisa menyesuaikan).
  4. Usahakan tidak menumpuk tugas, menunda tugas karna demikian akan mempersulit tugas selanjutnya.
  5. Gunakan waktu kosong dengan bijak. Bisa dengan beristirahat dengan cukup. Karna kesehatan yang paling utama.

Kebiasaan yang sering dilakukan secara terjadwal dan teratur akan menjadi habbit yang bagus dikemudian hari, planning dan manajemen waktu menjadi sangat penting. Sehingga semua kegiatan dapat dilakukan dengan maksimal. Dan yang terpenting tanamkan mindset “ATUR WAKTUMU, BUKAN BIARKAN WAKTUMU YANG MENGATURMU”

Oleh : Khoridatul Hikmah / KH





Artikel Lainnya

Gambar PAHLAWAN OLAHRAGA
09-09-2026, 10:34

PAHLAWAN OLAHRAGA

Guru olahraga sering disebut sebagai pahlawan karena membentuk generasi yang sehat, kuat, dan berkarakter. Guru olahraga kerap kali mengajarkan pentingnya kesehatan dengan pola hidup aktif, membentuk karakter disiplin dan sportivitas, serta melatih bakat anak peserta didik menjadi sang juara. Sosok tersebut tersemat kepada Bapak Muhlisin, beliau adalah Pelatih Nafa FC, klub sepak bola kebanggaan MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Tahunan Jepara. Berkat beliau beserta sahabat karibnya Bapak Ma’ruf dan kolega, Nafa FC berhasil masuk dalam Asprov PSSI Kabupaten Jepara, selain itu prestasi membanggakan juga pernah ditorehkan antara lain Juara 1 Liga Kabupaten 2011 di Lapangan Datuk Ampel Troso, kemudian memperoleh Juara 3 Liga Pelajar 2015 di Lapangan Sukodono, dan bermain reguler di liga Divisi Asprov PSSI Kabupaten Jepara. Namun berita duka mendadak menjadi suasana haru biru, Bapak Muhlisin yang beralamatkan di Desa Tahunan Jepara menghembuskan nafas terakhirnya pada Pukul 20.00 WIB hari 8 Selasa September 2026. Kiprah dan perjuangannya layak diapresiasi sebagai pahlawan olahraga, karena keseharian beliau tidak lepas dari kegiatan olahraga, selain menjadi guru olahraga dan pelatih sepak bola, Bapak Muhlisin juga aktif diberbagai organisasi antara lain MGMP PJOK KKMTs 02 Jepara serta menjadi Asosiasi Wasit Sepak Bola PSSI Jepara. Semoga karya karsa beliau tetap harum, segala amal perbuatan diterima oleh Allah SWT. Aamiin.   AA
Selengkapnya
Gambar FORPIS JEPARA GELAR LATGAB, MA NU NAFA AMBIL BAGIAN
08-09-2026, 13:07

FORPIS JEPARA GELAR LATGAB, MA NU NAFA AMBIL BAGIAN

FORPIS JEPARA GELAR LATGAB, MA NU NAFA AMBIL BAGIAN Jepara - Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) Kabupaten Jepara melaksanakan Latgab dan Reorganisasi kepengurusan, kegiatan tersebut digelar pada 5-6 September 2026 di SMA Negeri 1 Tahunan. Forpis Jepara diikuti oleh MA/SMA/SMK se-Kabupaten Jepara. LATIHAN GABUNGAN & KONFERENSI FORPIS 2026/2027 merupakan satu bentuk kegiatan pembinaan yang merupakan ajang pertemuan PMR untuk saling berbagi, evaluasi, meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam suasana bersahabat dan partisipatif sesuai Siklus Manajemen PMR. Kegiatan ini yang merupakan salah satu strategi pembinaan dan pengembangan PMR yang dikemas untuk melakukan evaluasi dan pembinaan yang telah dilaksanakan PMI, sekaligus merancang peran dan kegiatan sukarelawan untuk mendukung dan melaksanakan program peningkatan Peran PMR dalam Pelayanan PMI Kabupaten Jepara. Juga merupakan program rutin dari PMI abupaten Jepara yang berada dalam naungan PMI Kabupaten Jepara guna Peningkatan Pembinaan Generasi Muda. Oleh karena itu, PMI Kabupaten Jepara akan menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan harapan setelah kegiatan tersebut dapat meningkatkan SDM Relawan PMI Kabupaten  Jepara dimasa sekarang dan yang akan datang dengan tujuan melaksanakan siklus pembinaan relawan PMI Kabupaten Jepara supaya berkembang dengan baik.   dengan mengusung tema “FROM LEARN TO LEAD: Forpis Youth Humanitarian Training”, berarti “Dari Belajar Menuju Memimpin”.   MA NU Nahdlatul Fata melalui PMR Wira Bhakti Nafa mendelegasikan Erina Yustia Wardah (12 B) dan Fardan Jazilussakho (11 D), keduanya mendapatkan beragam materi, antara lain : Hari Pertama Pembukaan oleh Ketua/Pengurus PMI Kabupaten Jepara Pemberian Materi “SPEAK • ENGAGE • LEAD” Menjadi Fasilitator Muda yang Komunikatif, Interaktif, dan Inspiratif Creative Humanitarian Mission, berupa diskusi dan pemecahan misi secara berkelompok yang diiringi dengan pembuatan media presentasi bertema materi yang telah disampaikan, kemudian dilanjutkan dengan presentasi hasil misi dan karya sebagai sarana melatih kreativitas, kerja sama, dan public speaking peserta. Malam Keakraban dengan kegiatan berbagi pengalaman, kepemimpinan dan Kreatifitas pembuatan media edukasi. Hari Kedua Senam Pagi Konferensi pemilihan koordinator baru periode 2026/2027. Bentuk Kegiatan “FROM LEARN TO LEAD” FORPIS Youth Humanitarian Training Penyampaian materi Tukar Pendapat atau Tanya Jawab Diskusi Ragam materi latihan gabungan dalam yang diikuti adalah : Belajar Bersama, Berkarya, Berbicara, dan Bergerak untuk Kemanusiaan “FROM LEARN TO LEAD” FORPIS Youth Humanitarian Training Diskusi Kelompok Keterampilan Public Speaking Game 6 Materi Dasar Kepalangmerahan, meliputi; Pertolongan Pertama (PP) Fasilitator Pelatihan (FP) Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) Kesiapsiagaan Bencanma (KB) Perawatan Keluarga (PK) Kepemimpinan (KP)   Kegiatan yang digelar selama 2 hari tersebut dilalui oleh wakil PMR Wira Bhakti Nafa dengan baik.   “Kegiatan yang menyenangkan, banyak ilmu dan sharing materi yang mampu kita pelajari, semoga bisa menjadi pengalaman untuk kedepannya, Siamo tutti fratelli ” Ujar Erina. AA      
Selengkapnya
Gambar Menuju Juara, Delapan Siswa-Siswi Terbaik MA NU Nahdlatul Fata Siap Berkompetisi
07-09-2026, 08:01

Menuju Juara, Delapan Siswa-Siswi Terbaik MA NU Nahdlatul Fata Siap Berkompetisi

Jepara - Kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 merupakan ajang kompetisi bergengsi Sains dan Akademik yang diikuti oleh ratusan ribu peserta di seluruh penjuru negeri.   OMI tingkat Kabupaten/Kota digelar pada Senin, 7 September 2026 di MAN 1 Jepara yang diikuti oleh 34 Madrasah Aliyah se Kabupaten Jepara. Bidang sains yang terdiri dari 210 peserta dan terbagi dalam mata lomba berikut : Matematika 38 Peserta Biologi 39 Peserta Fisika 29 Peserta Kimia 30 Peserta Ekonomi 39 Peserta Geografi 35 Peserta Sedangkan bidang riset diikuti oleh 8 Madrasah Aliyah dengan komposisi sebagai berikut : Bidang Ekologi 12 Peserta Bidang SDGs 9 Peserta Bidang Transdigital 6 Peserta   MA NU Nahdlatul Fata mengirimkan perwakilan terbaiknya antara lain : Fikron Luthfi Hamdani (12 A / Matematika) Novia Ihda Valasifa (12 C / Geografi) Akhyas El Abied (11 A / Fisika) Zainil Abidin (11 A / Kimia) Kamila Sausa Nabila (11 A / Biologi) Lovy Queenvyla (12 D / Ekonomi) Melissa Andriani Majid (12 A / Riset) Safirotul Munawaroh (11 A / Riset)   Persiapan dilalui dengan baik oleh binadamping, simulasi serta latihan soal telah dilaksanakan, semoga persiapan yang dilakukan berbuah hasil terbaik.   AA
Selengkapnya
Gambar ATUR WAKTUMU, BUKAN BIARKAN WAKTUMU YANG MENGATURMU
06-09-2026, 12:16

ATUR WAKTUMU, BUKAN BIARKAN WAKTUMU YANG MENGATURMU

Masa remaja adalah fase transisi penting dari anak-anak menuju dewasa, yang menjadi waktu utama untuk belajar, mengenali potensi diri, dan membentuk identitas. Proses belajar pada masa ini tidak hanya mencakup akademis di sekolah, tetapi juga aspek emosional, sosial, dan psikologis. Kali ini Bu Khoridatul Hikmah salah satu guru di MA NU Nahdlatul Fata akan memberikan tips dan trik serta kiat-kiat dalam mengelola waktu belajar dimasa remaja, terutama untuk usia MTs dan MA. Agar tugas sekolah, dan tugas rumah dapat terselesaikan, saya sering memeberi motivasi kepada anak-anak untuk : Membuat jadwal kegiatan sekolah, mengaji, ekstrakulikuler maupun kegiatan organisasi dan kewajiban di luar sekolah Membuat skala mana yang menjadi prioritas, yang didahulukan dan mana yang bisa diselesaikan setelahnya, yang terpenting jangan menunda-nunda serta menyelesaikan dalam keadaan mepet, karena terburu-buru itu tidak masksimal. Harus mebiasakan/menjadwalkan belajar mandiri min 15-30 menit setelah pulang sekolah (waktu bisa menyesuaikan). Usahakan tidak menumpuk tugas, menunda tugas karna demikian akan mempersulit tugas selanjutnya. Gunakan waktu kosong dengan bijak. Bisa dengan beristirahat dengan cukup. Karna kesehatan yang paling utama. Kebiasaan yang sering dilakukan secara terjadwal dan teratur akan menjadi habbit yang bagus dikemudian hari, planning dan manajemen waktu menjadi sangat penting. Sehingga semua kegiatan dapat dilakukan dengan maksimal. Dan yang terpenting tanamkan mindset “ATUR WAKTUMU, BUKAN BIARKAN WAKTUMU YANG MENGATURMU” Oleh : Khoridatul Hikmah / KH
Selengkapnya
Gambar Si Kembar Nafa : Ingin Terbang di Langit dan Pengusaha Bakery
05-09-2026, 10:06

Si Kembar Nafa : Ingin Terbang di Langit dan Pengusaha Bakery

Kembar kakak beradik yang unik selalu semangat dan senang berbagi, ya… si kembar ini bernama Rahma Nur Laila dan Rahma Nur Laili, keduanya lahir pada tanggal 30 Juli 2010 hanya terpaut 3 jam jarak kelahirannya. Rahma Nur Laila (Kakak) lahir pada pukul 09.00 WIB, selang 3 jam Rahma Nur Laili (Adik) lahir menyapa dunia pada pukul 12.00 WIB. Kakak beradik ini merupakan anak dari pasangan Sutrisno dan Munjayanah bertempat tinggal di Desa Platar Tahunan Jepara. Karir pendidikan dimulai dari SD Negeri  01 Platar, dilanjutkan di MTs. Mafatihul Akhlaq Demangan dan sekarang melanjutkan di MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan, keduanya berada di kelas 11 C. Yang unik dari si kembar ini adalah orangnya yang periang, suka menolong dan suka berbagi, keduanya terbilang siswi yang aktif dan jarang absen, permen lollipop selalu dalam genggaman karena merupakan hobi dan kesukaannya memakan permen. Ditanya oleh penulis, Laila bercita-cita menjadi seorang pramugari, terbang bak burung yang bebas melayang, dari tempat ke tempat yang lain, akan menjadi harapan yang semoga bisa diwujudkan, dengan berbekal keinginan yang kuat, Laila memperdalam Bahasa Inggris untuk mengasah kemampuan komunikasi berbahasa asing. Sedangkan Laili ingin menjadi Pengusaha Bakery (Toko Roti) yang sukses dengan banyak cabang diseluruh negeri. Mereka yakin, cita-citanya tidak akan mudah diraih, tapi berbekal tekad dan keinginan kuat, semoga kelak cita-cita yang didambakan dapat diraih.   Laden
Selengkapnya
Gambar ​Tiga Calon Kepala Madrasah Paparkan Visi Misi di Hadapan Pengurus Yapi Nahdlatul Fata Petekeyan
01-07-2026, 09:33

​Tiga Calon Kepala Madrasah Paparkan Visi Misi di Hadapan Pengurus Yapi Nahdlatul Fata Petekeyan

JEPARA – Tiga calon Kepala Madrasah memaparkan visi dan misi mereka di hadapan Pengurus Yayasan Pendidikan Islam (Yapi) Nahdlatul Fata pada hari ini, Selasa (30/6/2026). Acara tersebut berlangsung khidmat di Ruang Yapi Nahdlatul Fata, kompleks Gedung Tahfidh MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan. ​Penyampaian visi dan misi ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi yayasan. Tampak hadir di antaranya unsur Pembina Yapi, H. Nur Khandir dan H. Masykurin. Dari unsur Pengurus Yapi dihadiri oleh H. Maskan, H. Mahmudi, dan H. Subekhan, serta dari unsur pengawas yang dihadiri oleh H. M. Zainuri dan HJ. Muslihah. ​Dalam pemaparannya, ketiga calon kepala madrasah dari berbagai jenjang pendidikan tersebut membawa komitmen kuat untuk memajukan lembaga masing-masing. ​Fathur Rohman, M.Pd. (Calon Kepala MA NU Nahdlatul Fata) Mendapat giliran pertama, ia berkomitmen untuk melanjutkan visi-misi dari pendahulunya sembari melakukan penguatan pada beberapa aspek penting. Ia menekankan agar siswa-siswi tidak hanya teguh dalam iman dan taqwa (Imtaq), tetapi juga andal dalam menguasai teknologi serta ilmu pengetahuan (Iptek). Hal senada disampaikan ​Ma'ruf, M.Pd. (Calon Kepala MTs Nahdlatul Fata) yang berkomitmen untuk melanjutkan Visi-misi yang telah ada  sambil membangun sinergitas dengan Kepala MA NU Nahdlatul Fata yang menjadi mitra strategis dalam melaksanakan program kerja Kepala MTs Nahdlatul Fata Petekeyan. Ma' ruf juga memohon dukungan dari stakeholders MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan dalam melaksanakan tugas yang diemban. Sementara itu, Arifin, S. Pd. I, calon Kepala MI Nahdlatul Fata berkomitmen untuk membentuk tim pengembang madrasah yang solid. Ia juga menekankan pentingnya memperkokoh jejaring (networking) yang telah terbangun selama ini guna membawa MI Nahdlatul Fata melangkah lebih dinamis ke depan. ​Setelah prosesi pemaparan visi dan misi selesai, tahapan seleksi akan langsung bergeser ke ranah manajerial. Para calon kepala madrasah diwajibkan untuk segera melengkapi berkas administrasi. Kelengkapan dokumen ini menjadi syarat mutlak sebelum mereka menghadapi ujian substantif dari KanKemenag Jepara dalam waktu dekat guna menentukan nakhoda baru bagi madrasah-madrasah di bawah naungan Yapi Nahdlatul Fata Petekeyan.
Selengkapnya
Gambar ​Sabet 7 Medali, MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Siap Kirim Delegasi ke Kejurda Pencak Silat di Cilacap
25-01-2026, 21:50

​Sabet 7 Medali, MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Siap Kirim Delegasi ke Kejurda Pencak Silat di Cilacap

JEPARA – Kontingen pencak silat dari MTs- MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Kabupaten Jepara yang berlangsung pada 23-25 Januari 2026. Bertempat di SMP Islam Miftahul Huda Suwawal, para atlet madrasah ini sukses memborong total tujuh medali di berbagai kategori. ​Prestasi ini menjadi bukti kualitas pembinaan ekstrakurikuler olahraga di lingkungan Nahdlatul Fata, mulai dari jenjang Pra Remaja hingga Dewasa. ​Puncak prestasi diraih oleh Achmad Maulana Achsan (Kelas D Remaja) dan Ihza Abi Zahra (Kelas I Dewasa) yang berhasil menyabet medali emas. Atas capaian tersebut, keduanya dipastikan akan menjadi wakil resmi Kabupaten Jepara untuk berlaga di tingkat Kejurda Pencak Silat di Cilacap mendatang. ​Selain dua emas, kontingen Petekeyan juga berhasil mengamankan tiga medali perak yang diraih oleh Ardika Djovi Pratama, Eva Dwi Rahmayani di kategori Seni Dewasa, dan Muhammad Fardan Jazilussakho. Sementara itu, dua medali perunggu berhasil dibawa pulang oleh Muhammad Ilyas Pratama dan Lu’luil Maknun di kategori Pra Remaja. Adapun Medali yang diraih Kontingen MTS-MA NU Nahdlatul Fata adalah sebagai berikut: ​Medali Emas diraih Achmad Maulana Achsan untuk Kelas D Remaja dan Ihza Abi Zahra Kelas I Dewasa. ​Medali Perak diraih Ardika Djovi Pratama Kelas E Remaja, Eva Dwi Rahmayani Seni Dewasa Putri dan  Muhammad Fardan Jazilussakho Kelas B Remaja, sedangkan ​medali Perunggu diraih Muhammad Ilyas Pratama Kelas B Pra Remaja dan Lu’luil Maknun Kelas F Pra Remaja. ​Menanggapi hasil Kejurcab Pencak Silat Pagar Nusa tersebut, Kepala MTs- MA NU Nahdlatul Fata ​menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada para atlet dan pelatih atas kerja keras untuk mempersembahkan yang terbaik. Terima kasih juga disampaikan atas serta dukungan dari seluruh keluarga besar MTs-MA NU Nahdlatul Fata serta masyarakat Petekeyan. ​"Ini adalah hasil kerja keras para atlet dan pelatih. Kami memohon doa restu agar perwakilan kita yang berangkat ke Cilacap dapat memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama Jepara serta madrasah," ujarnya. ​Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan seni.
Selengkapnya
Gambar Rayakan Hari Ibu, Siswa MTs-MA NU Nafa Persembahkan Trofi Juara sebagai Kado Istimewa
22-12-2025, 23:01

Rayakan Hari Ibu, Siswa MTs-MA NU Nafa Persembahkan Trofi Juara sebagai Kado Istimewa

JEPARA – Suasana Peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2025 di MTs dan MA NU Nafa terasa sangat emosional dan membanggakan. Alih-alih merayakannya dengan seremonial biasa, para siswa berprestasi  memberikan kado istimewa berupa deretan tropi kejuaraan yang berhasil diraih selama bulan Desember sebagai bentuk bakti kepada guru dan orang tua. ​Penyerahan trofi dilakukan secara khidmat kepada para guru perempuan di tengah pelaksanaan apel. Momen ini menjadi simbol penghormatan atas peran ibu sebagai madrasah utama (al-ummu madrasatul ula) yang mendidik karakter generasi sholih dan sholihah. ​Kepala MTs Nafa Petekeyan,  Subekhan yang bertindak sebagai pembina apel memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para siswa, pendamping, pelatih yang telah mengerahkan kemampuan dan strateginya guna mengantarkan anak- anak hebat menunjukkan potensinya dikonversi menjadi juara. Dalam amanatnya, Kepala Madrasah menekankan bahwa prestasi adalah salah satu cara terbaik untuk memuliakan orang tua. ​"Ibu adalah sosok yang tidak lelah merawat dan menyayangi. Cara terbaik bagi siswa untuk membalasnya adalah dengan menghormati mereka dan membuat mereka bangga. Prestasi-prestasi ini adalah bukti nyata bahwa kalian mampu menjaga amanah orang tua," ujar Subekhan. Adapun rentetan prestasi yang dipersembahkan sebagai "Kado Hari Ibu" tersebut meliputi, pada jenjang MTs Nafa menorehkan prestasi sebagai juara 3 Madya pada lomba LKBB Muria Competition Open se- Jawa Tengah di Kudus dan Juara 1 Liga Catur Percasi Jepara di Kecamatan Kedung Jepara oleh Pecatur Ahsan Toriqul Akbar. ​Pada jenjang MA NU Nafa berhasil mengantarkan Kontingen Sakoma Jepara sebagai juara Umum 1 pada Kemah Kemanusiaan dan Perkemahan Internasional ( KKPI) di Bumi Perkemahan Candra Birawa Semarang. Pada event Olimpiade Ma'arif Nahdlatul Ulama ( OMNU),  MA NU Nahdlatul Fata berhasil menjadi Juara Umum 2 OMNU yang diselenggarakan di Ponpes Amtsilati Bangsri. ​Rentetan keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi tradisi MTs- MA NU Nafa sebagai madrasah berbasis sang juara. Selain itu, momentum ini menjadi motivasi besar bagi delegasi MTs Nafa yang tengah bersiap menghadapi ajang Lomba Tsanawiyah Ma' arif Competition (Tsamaco) V yang akan digelar pada 27 Januari 2026 di MTs Darul Ulum Purwogondo. ​Dengan semangat Hari Ibu, keluarga besar MTs-MA NU Nafa berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak terhadap orang tua dan guru.
Selengkapnya
© 2026 MTs MA NU Nahdlatul Fata. All Rights Reserved Eegyo SIMS - Aplikasi Sekolah Super Lengkap